Kamis, 06 Februari 2014

Program Anak Laki-Laki (gagal)

Akhirnya nge-blog lagi setelah bulan Januari kemaren sama sekali gak posting tulisan.. Mudah-mudahan gak ada yang sampe depresi terus kunyah getah pohon jamblang ya karna nungguin tulisan terbaru gue gak kuar-kuar...

Keburu pengen nulis ini juga gara-gara Sabtu 1 Februari kemaren mengalami langkah yang cukup penting dalam perjalanan hidup keluarga gue. Setelah jumpalitan, salto, tiger sprong di 3-4 kali USG yang kami lakukan, sehingga mengakibatkan dokter kandungan ragu untuk memastikan jenis kelamin Carra. Sejak bulan ke-4, selalu dibilang "Kayaknya sih perempuan ini". Kalo ditanya sama temen, gue selalu menjawab sama persis, "Kayaknya sih perempuan".

Sampe akhirnya dokter Ridwan ngomong ini:

"Tuh, keliatan Labia Majora-nya".

Alhamdulillah, I'll have another DAUGHTER in early April..

Yang mau gue ceritain di blog ini adalah, kehamilan Dewa yang kedua ini sangat kami rencanakan (bisa diliat di tulisan sebelumnya ini: Dewa Hamil Lagi bulan Agustus kemaren). Mulai dari jarak umur dengan Adia, pengennya lahir sebelum Piala Dunia biar ada temen buat begadang, setelah gue sama Dewa 2ndHoneymoon, bahkan sampai ke jenis kelamin.

Iya, jenis kelamin.

Kami pengennya kalo bisa anak yang kedua laki-laki. Alasan-nya simpel sebenernya, udah punya 1 perempuan. Pengen ngerasain aja gedein anak laki-laki kayak gimana. Banyak yg bilang gue pengen anak laki-laki biar bisa jadi pemain bola, atlet, sesuai dengan cita-cita Ayahnya yg gak terwujud -_- Itu gak bener, Adia gak bisa jadi atlet? Adia gak bisa jadi pemain bola? Bisa aja. Jadi gak ngaruh jenis kelamin kalo emang ambisi gue kesitu. Wong Adia juga dikit lagi mau dimasukin ke kelas Jiu Jitsu biar gak jadi cewek lembek. Ya kali bisa jadi petarung mixed martial art. *berlebihan ini*

Jadi kami pun mulai browsing gimana cara biar bisa dapetin anak laki-laki. Meski emang gak ada satupun penelitian yang benar-benar valid mengenai "eksperimen" ini, tapi tetep aja patut dicoba, selama masih mudah dilakukan, tanpa perlu operasi atau cara lain yang menguras kantung kayak pisahin sperma kedalam tabung dan dipilihin gitu. KPR aja belom lunas, mau sok-sokan begonoohh..

Jelasin dikit dulu, dari beberapa artikel yang gue baca, patut diketahui kalo sperma itu punya kromosom X dan Y. Kromosom X ini karakternya besar, lambat, dan lebih kuat. Kromosom Y ini karakternya kecil, cepat, dan lebih lemah. Apabila X duluan yang sampai ke sel telur dan melakukan pembuahan, maka akan terbentuk anak perempuan. Kalo Y? YA LAKI-LAKI!! Masa' bencong??!!

Strateginya adalah, bagaimana agar Y duluan yang sampai ke sel telur dan melakukan pembuahan. Ada beberapa cara yang kami lakukan, tentu saja dengan browsing dan melihat-lihat artikel. Karna saat kami ke dokter kandungan, beliau pun tidak berani untuk memberikan cara gimana biar dapet anak laki-laki, dokter bilang "Gak ada satupun penelitian yang bisa memastikan jenis kelamin sampai saat ini". Tapi gak ada salahnya mencoba, dari mulai yang terdengar logis, sampai konyol sekalipun. Sikaaaattt..

Gue akan urutin dari yang imo, masuk akal, sampe yang.. Ah sudahlah..

1. Bercinta Pada Saat Ovulasi.
Ovulasi adalah saat dimana sel telur dapat "menerima" kehadiran sperma, memeluknya, bersenda gurau, lobi-lobi-an, modus-modus-an, dan akhirnya mereka bersatu untuk dapat terjadinya pembuahan. Bahasa gampangnya, "masa subur wanita". Kapan ini terjadi? Kurang lebih sekitar 12-16 hari setelah mens berhenti. Itu adalah waktu yang tepat untuk hamil (pernah ngeshare juga Tips Hamil (Versi Saya) di blog terdahulu), kalo gak mau hamil dulu, hindarin kelokur didalem pada saat itu. Sangat masuk akal, ML pas masa subur tepat setelah sel telur siap, maka Y yang akan sampai duluan, ibaratnya Y ini sedan ferrari, X ini truk tronton lagi nanjak di Cipularang. Jadi cepetan mobil yang sampe ke Bandung. Jadilah kami menahan untuk tidak ML sampai memastikan kalo Dewa pas masa subur. Sebenernya bisa keliatan kapan masa ovulasi, dari mulai suhu badan pada pagi hari, vagina yang nyut-nyutan, sampe ada bercak putih seperti putih telur di sempak. Tapi untuk make-sure lagi, kami pake alat tes kesuburan yang tersedia di apotik. Pas dah tuh timing bucat-nya..

2. Makanan.
Dari banyak artikel yang kami baca, untuk menghasilkan banyak kromosom Y pada sperma suami, maka perbanyak makan asupan yang mengandung protein tinggi seperti daging merah, seafood, ikan asin, pisang, makanan berbahan kentang-terigu. Dan menghindari makan asupan seperti sayuran, susu dan turunannya seperti coklat, serta hindari buah apel, jeruk. Bahkan seminggu sebelum ML gue nyetok daging steak, cumi, udang dikulkas buat digadoin tiap hari. Sama nyemil pisang, kentang goreng segala. Tanpa sayuran dan nasi. Kalo Dewa sendiri sebenernya gak begitu ngaruh sel telur, karna dia cuma menerima. Tapi karna gak ada salahnya mencoba, ada beberapa artikel yang mengatakan makanan juga mempengaruhi tingkat keasaman didalam vagina. Jadilah Dewa mengkonsumsi sayuran, buah-buahan dan mengurangi makan daging-dagingan. Seru juga tuh seminggu kayak ada pantangan. Kayak minta wangsit ke dukun aje yak.

3. Suami Tidak Ejakulasi Dalam 4-5 hari.
INI NIH YANG BERAT BANGET. Alasan-nya, agar sperma yang keluar saat "ditembakkan" lagi garang-garang-nya. Karna meski gak dikeluarin dengan sengaja, sperma tetep akan keluar dalam 6-7 hari karna doi gak tahan Brok didalem sono lama-lama, mau-nye kuar aja. Jangan dilantai wc atau tissue ye keluarinnya kayak elo yang jomblo ituh.. Ciyan deh loh..

4. Posisi Bercinta.
Beberapa posisi dianjurkan, dengan alasan agar sperma dapat langsung kearah sel telur, dan penetrasi bisa dalam secara maksimal. Disarankan adalah Man on Top atau Doggy Style. Tidak disarankan adalah Women on Top, karna secara logika, akan melawan gravitasi saat sperma disemprotkan ke arah atas. Dari 2 gaya diatas, kami lebih memilih untuk Doggy Style, sekali lagi karna pengaruh gravitasi-nya lebih terasa dari Man on Top yang cenderung datar, sedangkan gaya yang gue sebut pertama, bisa membuat semacam perosotan, dari mulai kepala, punggung, hingga pantat. Langsung menghujam!! Maaf ya Brok kalo ada yang gak bisa gaya ini, karna kepencekan anu-nya. No offence..

Diambil dari https://www.google.com/search?q=gambar+posisi+doggie+style&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=pWX0UqPUOYHnkAWsx4E4&ved=0CFAQsAQ&biw=1010&bih=571#q=cartoon+doggie+style&tbm=isch&facrc=_&imgdii=_&imgrc=Kkqa35zXWOh1qM%253A%3BfAuLlPOJznnLbM%3Bhttp%253A%252F%252Fimage1.spreadshirt.com%252Fimage-server%252Fv1%252Fcompositions%252F107318054%252Fviews%252F1%252Cwidth%25253D178%252Cheight%25253D178%252CappearanceId%25253D2%252FKamasutra---Doggy-Style-T-Shirts.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fwww.spreadshirt.com%252Fdoggie%252Bt-shirts%3B178%3B178

5. Vagina Dibasuh Dengan Larutan.
Ini agar keadaan didalam vagina mengalami basa yang tinggi, dimana kromosom Y akan bisa hidup. Beberapa artikel menyarankan basuh vagina dengan cairan yang rada menyeramkan kayak soda, bahkan kata Mama: "Sebelum kamu 'main' siram dulu pepek-nya Dewa pake Fanta" -_- Setelah tanya sana-sini, akhirnya temen Dewa, Ngurah, menyarankan pake cairan namanya Meylon. Dia berhasil mendapatkan anak laki-laki, anak keduanya, karna sebelum ML vagina istrinya dikasih cairan tersebut. Fungsinya adalah meningkatkan sifat basa. Yang gue lakukan malah penis pun di kasih Meylon. Biar afdol. Dan saik.

6. Istri Orgasme Duluan.
Orgasme akan membuat keadaan didalam vagina mengalami penurunan keasaman dan peningkatan kandungan basa, lupa baca darimana. Yang pasti, INI KEDUA TERBERAT. Gimane gak berat Brok, disuruh puasa 4-5 hari, pas hari ke-enam disuruh "tahan" dulu. Untungnya udah tau rahasia biar Dewa bisa turn-on. Jadi meski merem-melek nahannya, tetep bisa dia yang duluan. Pas Dewa udah bilang "Aaaaahhh.. Aku udah", tanpa banyak babibu, langsung gue tebalikin badannya untuk posisi seperti yang nomer 4 diatas, bismillaaahhh... Tembaaaaakkkk...

7. Bercinta Dilakukan Pada Malam Hari.
Ini gue lupa apa alasannya, pokoknya yang berhubungan sama suhu badan Dewa. Kalo gak salah, karna malam suhu-nya sejuk, maka tingkat keasaman didalam vagina akan menurun. Kromosom Y akan bisa punya kemungkinan besar untuk hidup. Lagian kapan lagi ngelakuinnya kan. Pas Dewa masa subur, pas hari kerja. Ya malem doang dah jadinya kesempatan. Belom lagi harus nungguin Adia tidur dulu. Hadeeeuuhh. Mau gak mau sih. Beda-lah sama elo yang biasa check-in sama pacar, selow belom ada anak.

8. Kalender Cina.
Ini yang bener-bener gak masuk akal sebenernya, tapi tetep kami jalankan dong -_- Menurut kalender Cina, ada 2 variabel untuk waktu melakukan pembuahan, yaitu berdasarkan umur sang istri dan bulan kalender. Salah satu alasan kami gak "tembak didalem" pas 2ndHoneymoon ya salah satu-nya ini. Waktu yang tepat untuk menghasilkan anak laki-laki buat Dewa saat berumur 28 tahun adalah Juli-Oktober. Karna waktu ke Bali itu bulan Juni, dan pas emang masa subur, jadi tunda deh. Dan pas banget, Juli-Oktober ini kalo lancar, InsyaAllah bakal nongol si Carra di bulan April-Juli. Masih masuk deh sebelum Piala Dunia... Sama batas umur masuk sekolah... Yang biasanya Juli. Peraturan macam apa ini??!!

Diambil dari http://3.bp.blogspot.com/-OkOfa_4z-jY/TafpdE_FK1I/AAAAAAAAAoM/suynGHag_D0/s1600/kalender%2Bcina%2Banak%2Blaki%2Bperempuan.JPG
Gak cuma 1 cara yang kami lakukan untuk mencoba mendapatkan anak-laki-laki, tapi sampe 8 cara!! Semua dikombinasikan dalam sekali pembuahan, yaitu:

- Pada masa subur Dewa,
- Setelah mengkonsumsi segala asupan yg direkomendasikan,
- "Puasa" 4-5 hari,
- Doggy Style,
- Dewa "duluan",
- Vagina disiram Meylon,
- Di malam hari,
- Bulan Juli.

Hasilnya? TETOT.

Gagal.

Setiap merencanakan sesuatu tapi mengalami kegagalan, pasti ada perasaan kecewa, gak bisa boong. Tapi untuk yang satu ini? Gue puas koq, dan gak kecewa. Karna dari awal udah maintain expectation, apapun nanti Carra jenis kelaminnya, gak ada masalah. Berusaha sih tetep, tapi kalo gagal? Yaaaa.. Seenggaknya tulisan ini bisa memperkuat semua artikel yang kami baca dulu, kalo semua hal yang dapat diusahakan untuk membuat anak laki-laki atau perempuan, gak menjamin 100% keampuhannya ternyata. Mungkin ada diluar sana yang berhasil, tapi ternyata ada yang gagal juga kayak kami.

Lagian, gila aja kalo sampe kecewa sama hal begini. Merencanakan kehamilan langsung berhasil aja udah berkah yang luar biasa. Kalo gue kecewa, sama aja menyakiti orang-orang diluar sana yang gak gampang untuk memiliki anak, gak adil dong ah. Kalo berhasil dapet anak laki-laki, alhamdulillah. Kalo ternyata dapetnya perempuan, ya alhamdulillah juga. Not a problem at all.

"Do The Best and Let God Do The Rest".

Pernah dengar kalimat diatas?

Iya, gue sama Dewa udah melakukan usaha yang terbaik untuk mendapatkan anak laki-laki, tapi ternyata Allah berkehendak lain.

Dan setelah gue sadari, selama gue lakukan berbagai cara diatas, ada 1 cara krusial yang kami lupakan...

Yaitu...

BERDOA.

Pppppppffftttt...

Yes, In The End God Do The Rest For Us -_____-"

CARRA, My Next DAUGHTER


6 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. ge malah udh berdoa juga dan hasil usg kmrn tetoooot... anda gagal.... 😭😭😭gw crying semaleman dong dan ga bisa move on... suami gw sih menanggapi dengan biasa aja... tp gw.. bener2 ga terima bangeet ampe kepikir buat gw matiin aja nih anak.. gw udh 3 bersaudara cewe smua daan 3 cucu nyokap gw cewe smua... gw give up bangeet rasanya... gw bener2 pengen anak cowok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buset, gak sampe matiin juga kali :D

      Bersyukur aja, banyak di luar sana yang mau hamil, JENIS KELAMIN APAPUN, tapi belom dikasih rejekinya. Nikmatin aja :)

      Hapus
  3. Iya,ak juga dah program sama kayak diatas,cuma ga pake cairan doang,hasilnya cewe juga kata dokter pas usg,padahal filling ak cowo,yah disyukurin aj,takdirnya punya anak cewe sampe 3x,alhamdulillah,blom tau nanti pas keluar apa karna baru bulan ke 6,apapun itu bismillah aj deh

    BalasHapus
  4. Iya,ak juga dah program sama kayak diatas,cuma ga pake cairan doang,hasilnya cewe juga kata dokter pas usg,padahal filling ak cowo,yah disyukurin aj,takdirnya punya anak cewe sampe 3x,alhamdulillah,blom tau nanti pas keluar apa karna baru bulan ke 6,apapun itu bismillah aj deh

    BalasHapus
  5. Iya,ak juga dah program sama kayak diatas,cuma ga pake cairan doang,hasilnya cewe juga kata dokter pas usg,padahal filling ak cowo,yah disyukurin aj,takdirnya punya anak cewe sampe 3x,alhamdulillah,blom tau nanti pas keluar apa karna baru bulan ke 6,apapun itu bismillah aj deh

    BalasHapus